Guru Honorer U-35 Ingin Diprioritaskan Jadi P3K

Guru Honorer U-35 Ingin Diprioritaskan Jadi P3K

Para guru tidak tetap (GTT) meminta pemerintah memberikan prioritas pengangkatan guru honorer usia di atas 35 tahun (U-35) untuk formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

Ketua Forum GTT dan PTT Kabupaten Wonogiri, Sunthi Sari mengungkapkan, banyak GTT dan PTT telah mengabdi selama belasan hingga puluhan tahun dan usia mereka rata-rata di atas 35 tahun. Sementara peluang menjadi CPNS nyaris tertutup.

Perekrutan CPNS tahun ini sebagian besar diperuntukkan bagi pelamar di bawah usia 35 tahun. Padahal, banyak guru honorer (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) berusia lebih dari 35 tahun.

"Syarat CPNS di bawah 35 tahun. Lalu yang di atas 35 tahun bagai mana nasibnya? Ada yang pengabdiannya sudah berpuluh-puluh tahun. Bahkan ada yang sampai pensiun tidak diangkat," ujarnya, saat mengikuti pertemuan pendapa Kabupaten Wonogiri, baru-baru ini.

Dia berharap para GTT dan PTT mendapat prioritas apabila ada perekrutan P3K. "Kalau ada kesempatan P3K, GTT dan PTT diprioritaskan," katanya..

Bupati Wonogiri Joko Sutopo mengaku prihatin melihat penghasilan GTT dan PTT yang minim. Bahkan banyak di antara mereka baik GTT maupun PTT, telah lama mengabdi sehingga usia mereka kini di atas 35 tahun.

Untuk itu, Pemkab akan menaikkan insentif bagi GTT dan PTT pada 2020 mendatang.Iinsentif GTT semula Rp 500.000 menjadi Rp 725.000 per bulan. Sedangkan insentif PTT dari Rp 325.000 menjadi Rp 525.000 per bulan.